Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Kata - kata adalah cermin

Buku ini bener-bener memberi banyak Ilmu buat saya. Menyedihkan memang, apalagi kalau mengakui bahwa finacial ku sangat tidak tertata. Namun tak ada kata terlambat kan? Selama ini tidak ada yang memberikan pemahaman tentang bagaimana menjadi seseorang yang berada di ranah Pengusaha, kebanyakan mencekoki untuk menjadi sosok pegawai di suatu Perusahaan Bonafit. Setelah itu untuk penghasilanpun tidak ada pemahaman untuk menabung jadi modal usaha masa depan, tapi menabunglah untuk beli rumah atau bahkan terbawa arus pemborosan. Yang akhirnya terjebak sebagai Debitor alias Penghutang, parahnya lagi sudah tidak mampu membayar yang membawa saya menjadi tunawisma. Ya betul, saya jadi tunawisma...tidak punya tabungan, tidak punya aset, tidak punya rumah, tidak punya simpanan apapun. Menyedihkan sekali, Ironis...anak sudah mau kuliah dan SMP aku tidak tau darimana untuk mendapatkan biayanya. Luar biasa kan? Beberapa waktu lalu ya saya menangis, ya saya tertekan, ya saya sangat rapuh, ...

Jangan Patahkan apa yang Kamu yakini

Judul diatas lebih untuk menegur diri aku sendiri. Awal tahun 2014 merupakan tahun terberat dalam kehidupan aku, namun menjadi tahun pembelajaran aku untuk kedepan, yang tentunya ingin menjadi lebih baik. Aku berada di jalur yang tidak memungkinkan untuk berhenti, apalagi mundur.  Penyebabnya tiada lain karena aku dan suami membuat keputusan yang fenomenal dan banyak mengejutkan berbagai Pihak, termasuk Ibu ku. Keputusan dimana suami mengambil langkah untuk berhenti bekerja dan saya menghentikan aktifitas rutin yang telah dijalani selama 11 tahhun, yaitu sebagai terapis di Usaha Ibuku sendiri.  Kami mengambil langkah untuk masa depan yang lebih baik, tiada lain karena himpitan dan desakan Finansial yang semakin bertambah, terutama untuk anak-anak yang kebutuhannya semakin luar biasa. Bahkan kami mengambil langkah ini saat sedang dalam masalah besar dengan HUTANG, dimana kami sudah tidak dimampukan untuk membayar cicilan. Hutang-hutang itu terjadi akibat kami terlalu...